Strategi Pengembangan Badan Usaha Milik Desa Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Menurut Perspektif Ekonomi Islam Pada Agrowisata Paloh Naga Kabupaten Deli Serdang
DOI:
https://doi.org/10.70437/benefit.v4i3.1299Keywords:
BUMDes, Ekonomi Islam, Perekonomian Masyarakat, Strategi Pengembangan, Usaha DesaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Paloh Naga dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, serta menelaahnya dari perspektif ekonomi Islam. BUMDes merupakan lembaga ekonomi desa yang dibentuk untuk memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan potensi lokal secara mandiri dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan yang dilakukan BUMDes Paloh Naga meliputi pemanfaatan potensi alam dan budaya lokal melalui sektor agrowisata, pengembangan unit usaha kuliner, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam seluruh proses usaha. Strategi ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga membuka lapangan kerja dan membentuk kesadaran berwirausaha di kalangan warga. Dari perspektif ekonomi Islam, pengelolaan BUMDes telah memenuhi prinsip-prinsip syariah seperti keadilan, transparansi, kerja sama (syirkah), dan tolong menolong (ta’awun), serta menghindari unsur riba dan gharar dalam transaksi. Tujuan pengembangan usaha juga tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, melainkan juga untuk mencapai kesejahteraan dan keberkahan (falah) secara spiritual dan sosial. Dengan demikian, BUMDes Paloh Naga menjadi contoh praktik ekonomi desa berbasis syariah yang mampu mengintegrasikan potensi lokal dan nilai-nilai keislaman dalam strategi pengembangan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.





