Pemberdayaan Masyarakat Dhuafa Melalui Pembudidayaan Jamur Merang (Volvariella Volvacea) Sebagai Pendukung Perekonomian di Masa Pandemi Covid-19 di Gampong Ilie Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh
DOI:
https://doi.org/10.37985/pmsdu.v1i2.46Abstract
Daerah Ilie secara administrative terletak di kecamatan Ule Kareng Kota Banda Aceh. Masyarakat Gampong Ilie pada umumnya berprofesi sebagai petani dan pedagang saat ini memiliki masalah besar terhadap pendapatan mereka yang disebabkan oleh adanya penularan virus Covid-19 yang berakibat keluarnya kebijakan pemerintah berupa PSBB (Pebatasan Sosial Berskala Besar) atau dikenal juga dengan istilah Lockdown yang sempat diberlakukan telah membatasi pergerakan orang dari satu tempat ke tempat lain. Jamur merang (Volvariella volvacea),merupakan jenis jamur dengan tingkat komiditi baik dengan tingkat ekonomis yang terus meningkat. Jamur merang memiliki kandungan protein lebih tinggi dibandingkan sayuran lainnya seperti wortel, kunis dan tomat. Jamur merang merupakan prosuk komersil yang dapat dikembangkan secara sederhana. Bahan baku yang dibutuhkan tergolong murah dan mudah didapatkan, proses budidaya tidak membutuhkan pestisida dan bahan kimia lainnya. Metode yang dilakukan dalam program budidaya jamur merang ini yaitu pelatihan dan praktek langsung. Metode pendekatan yang dilakukan adalah melalui tatap muka sosialisasi program, pembimbingan dan pendampingan. Hasil kegaiatan pemberdayaan ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan kelompok masyarakat dalam melakukan budidaya jamur merang yang baik. Luaran program ini adalah jamur merang konsumsi yang siap untuk dipasarkan.
Downloads Statistics
Downloads
Check index
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Wiwit Artika, Devi Syafrianti, Maulida Maulida, Cut Nurmaliah, Ikhlas Wahid, Lia Nur Afriza

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


