Dinamika Politik dan Hukum dalam Mempengaruhi Penegakan Hukum di Indonesia

Authors

  • Deny M. Ramdhany Universitas Langlangbuana
  • Budiono Budiono Universitas Langlangbuana
  • Dedi Junaedi Universitas Langlangbuana
  • Jeny Mellysa Ariyanti Universitas Langlangbuana
  • Imas Rosidawati Wiradirja Universitas Langlangbuana
  • Deny Haspada Universitas Langlangbuana

DOI:

https://doi.org/10.70437/themis.v3i1.1402

Keywords:

politik hukum, penegakan hukum, opini publik

Abstract

Penelitian ini menelaah bagaimana dinamika politik melalui perubahan konfigurasi kekuasaan, desain kelembagaan, dan proses legislasi mempengaruhi penegakan hukum di Indonesia, serta bagaimana opini publik dan kepentingan politik membentuk prioritas, tempo, dan arah penanganan perkara. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus; analisis bersifat kualitatif-interpretatif dengan triangulasi sumber regulasi, putusan, dan publikasi ilmiah. Temuan menunjukkan bahwa politik berdampak pada struktur (independensi, pengawasan, koordinasi), substansi (kejernihan rumusan, ruang diskresi), dan budaya hukum (patronase, praktik diskresi), yang memunculkan pola selective enforcement, under/over-enforcement, dan kegagalan koordinasi. Opini public dimediasi media arus utama dan media social dapat memperkuat akuntabilitas, tetapi juga memicu populisme penal dan lawfare ketika tidak dibatasi pagar prosedural yang memadai. Kebaruan artikel ini terletak pada kerangka integratif structure–substance–legal culture yang dioperasionalkan untuk menjembatani indikator makro (indeks rule of law, kebebasan sipil) dengan studi kasus mikro, sehingga menghasilkan rekomendasi operasional. Rekomendasi utama mencakup publikasi pedoman diskresi penuntutan, open data perkara, protokol komunikasi peradilan, harmonisasi kewenangan antarlembaga, dan program integritas berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alamsyah, T., & Undang, G. (2023). Dinamika politik dan hukum dalam menggagas paradigma hukum yang berdaulat. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora.

Amnesty International. (2024). Indonesia: Annual report 2024. Amnesty International.

Anita. (2022). Politik hukum dalam penegakan hukum di Indonesia. Dharmasisya: Jurnal Program Magister Hukum FH Universitas Indonesia, 2(1), 321–334.

Aspinall, E., & Berenschot, W. (2019). Democracy for sale: Elections, clientelism, and the state in Indonesia. Cornell University Press

Asshiddiqie, J. (2005). Konstitusi dan konstitusionalisme Indonesia. Konstitusi Press.

Bahri, S., dkk. (2023). Konflik kepentingan antar stakeholder dalam pelaksanaan Pemilu 2024. Jurnal …, 7(2).

boyd, d. (2014). It’s complicated: The social lives of networked teens. Yale University Press.

Butt, S. (2015). The Constitutional Court and democracy in Indonesia. Brill

Christyanti, B. L. (2025). Perubahan rezim hukum dan risiko impunitas korupsi di BUMN. Suara Keadilan, 26(1), 121–136.

Crouch, M. (Ed.). (2019). The politics of court reform in Indonesia. Cambridge University Press.

ELSAM. (2021). Catatan kritis terhadap revisi UU ITE dan implementasinya. ELSAM.

Entman, R. M. (1993). Framing: Toward clarification of a fractured paradigm. Journal of Communication, 43(4), 51–58.

Friedman, L. M. (2009). Sistem hukum: Perspektif ilmu sosial. Nusa Media.

Garoupa, N., & Ginsburg, T. (2009). Guarding the guardians: Judicial councils and judicial independence. American Journal of Comparative Law, 57(1), 103–134.

Gibson, J. L., Caldeira, G. A., & Baird, V. A. (1998). On the legitimacy of national high courts. American Political Science Review, 92(2), 343–358.

Ginsburg, T. (2003). Judicial review in new democracies: Constitutional courts in Asian cases. Cambridge University Press

Habermas, J. (1989). The structural transformation of the public sphere (T. Burger, Trans.). MIT Press.

Hoddin. (2023). Analisis kritis terhadap intervensi politik dalam proses peradilan di Indonesia. Jurnal Yurisprudensi, Hukum dan Peradilan, 1

Human Rights Watch. (2024). World report 2024: Indonesia. Human Rights Watch.

Hukumonline. (2023, April). Kasus Fatia–Haris menunjukkan politik hukum berpihak pada kekuasaan. https://www.hukumonline.com/berita/a/kasus-fatia-haris-menunjukkan-politik-hukum-berpihak-pada-kekuasaan-lt642a4b72a00ad/

Lev, D. S. (2000). Legal evolution and political power in Indonesia. Kluwer Law International.

Lindsey, T. (Ed.). (2018). Indonesia: Law and society (3rd ed.). The Federation Press.

Mahfud MD. (2010). Politik hukum di Indonesia. Rajawali Pers.

Mahfuz, A. L. (2019). Faktor yang memengaruhi politik hukum dalam pembentukan undang-undang. Jurnal Hukum, 1(1), 43–56.

McCombs, M. E., & Shaw, D. L. (1972). The agenda-setting function of mass media. Public Opinion Quarterly, 36(2), 176–187.

Mietzner, M. (2019). Indonesia’s 2019 elections: Populist skill and money politics. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 55(3), 319–340

Ombudsman Republik Indonesia. (2021). Laporan akhir hasil pemeriksaan terkait TWK KPK. ORI

Pompe, S. (2005). The Indonesian Supreme Court: A study of institutional collapse. Cornell Southeast Asia Program Publications

Pratt, J. (2007). Penal populism. Routledge.

Rahardjo, S. (1983). Masalah penegakan hukum. Sinar Baru.

Robison, R., & Hadiz, V. R. (2004). Reorganising power in Indonesia: The politics of oligarchy in an age of markets. RoutledgeCurzon

Sari, A. K. (2023). Pengaruh politik hukum dalam penegakan hukum di Indonesia. Dalihan Na Tolu: Jurnal Hukum, Politik dan Komunikasi Indonesia, 1(2), 51–58.

Situmeang, S. M. T. (2022). Politik hukum pidana terhadap kebijakan kriminalisasi dan dekriminalisasi dalam sistem hukum Indonesia. Jurnal …, 4(2)

Staton, J. K. (2010). Judicial power and strategic communication in Mexico. Cambridge University Press.

Sunstein, C. R. (2017). #Republic: Divided democracy in the age of social media. Princeton University Press.

Tapsell, R. (2017). Media power in Indonesia: Oligarchs, citizens and the digital revolution. Rowman & Littlefield.

Transparency International. (2024). Corruption perceptions index 2023. Transparency International.

Tyler, T. R. (2006). Why people obey the law (2nd ed.). Princeton University Press.

United Nations Office on Drugs and Crime. (2014). Resource guide on strengthening integrity and transparency in prosecution services. UNODC.

Vanberg, G. (2005). The politics of constitutional review in Germany. Cambridge University Press.

Varieties of Democracy Institute. (2024). Democracy report 2024. University of Gothenburg.

World Justice Project. (2023). Rule of law index 2023. World Justice Project.

Downloads

Published

2025-09-10

How to Cite

Ramdhany, D. M., Budiono, B., Junaedi, D., Ariyanti , J. M., Wiradirja, I. R., & Haspada, D. (2025). Dinamika Politik dan Hukum dalam Mempengaruhi Penegakan Hukum di Indonesia. Themis : Jurnal Ilmu Hukum, 3(1), 47–56. https://doi.org/10.70437/themis.v3i1.1402

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.